Langsung ke konten utama

Pandangan Orang Belanda Tentang Sejarah VOC


Oleh : Kelompok 9

Anggota :

Dea Amalia Fauzia (180310160057)
Nur Rizqya Chotimah (180310160055)
Alika Lahitani (180310160054)
Yasir Abdi Toyib (180310160059)
Arif Saiful Bahri (180310160056)
Devara bayu Perdana (180310160058)

Selayang Pandang :

Menjelaskan tentang pandangan orang Belanda terhadap VOC.
Dimana banyak dari masyarakat Belanda saat ini yang sudah bersikap netral dan tidak hanya menganggap VOC sebagai kongsi dagang saja tetapi juga sebagai penjajah di Nusantara. Salah satunya memaksakan keinginan menggunakan kekuatan militer dan bahkan merampas kemerdekaan rakyat yang diduduki.

Link PPT : https://drive.google.com/open?id=0B3aAtHysSSz8eDd1OUlvQ3lUMmM

Komentar

  1. Saya Agung Priyatna, Npm 180310160022.
    seperti yang sudah kita tau, pandangan orang-orang Belanda terhadap VoC bisa dibilang positif. Bahkan mereka dianggap sebagai pahlawan yang sudah menyelamatkan negeri mereka. Namun pandangan orang Indonesia lain lagi. orang Indonesia sebagian besar menganggap VoC sebagai penjajah yang sudah banyak menyengsarakan rakyat. nah yang ingin saya tanyakan adalah, bagaimana pandangan orang-orang dari selain negara Indonesia dan Belanda terhadap VoC ?. Apakah sama seperti pandangan orang Indonesia ataukah orang Belanda ?. Jika bisa disertai juga contohnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya Nur Rizqya akan mencoba menjawab pertanyaan anda. walaupun pertanyaan yang anda ajukan di luar dari materi yang kita jelaskan, namun saya akan mencoba menjawabnya. Pandangan orang - orang selain Belanda terhadap VOC tentu akan berbeda, mereka hanya memandang VOC sebagai kongsi dagang saja dan menjadikannya saingan dagang.

      Hapus
  2. Saya Mochammad Reza Fahlevi NPM 180310160047

    Mau bertanya, apa penting bagi masyarakat Indonesia untuk mengetahui sejarah Indonesia yang dilihat dari sisi VOC atau Belanda itu sendiri? Bila Penting, apa tujuannya masyarakat Indonesia mempelajari hal itu. Jika kita lihat sekarang sejarah yang dipelajari masyarakat sendiri adalah sejarah Nasional Indonesia yang dimana menempatkan Indonesia sebagai negara yang benar dan Belanda negara yang salah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya Alika, ingin mencoba menjawab pertanyaan Reza. Saya beranggapan jika sejarah itu tidak bisa hanya dipelajari dari satu sisi saja, oleh karena itu penting pula untuk orang Indonesia sendiri mengetahui pandangan masyarakat Belanda terhadap sejarah yang terjalin antara VOC dan Indonesia. Di SNI, Indonesia selalu disebutkan sebagai pihak yang benar, hal ini ditujukan agar masyarakat Indonesia memiliki kecintaan terhadap tanah air (nationalisme) yang tinggi. Pembelajaran sejarah seperti itu sudah diajarkan sejak kita masih SD, dimana terkadang seolah ada beberapa penyelewengan fakta agar pandangan rakyat selalu positif. Hal itu rasanya akan membuat sejarah menjadi hitam-putih. Namun, sebagaimana mahasiswa ilmu sejarah tidak boleh memandang sejarah secara hitam putih, maka masyarakat pun sedikitnya diajarkan untuk seperti itu. Masyarakat harus tahu, bahwa di Belanda pun masyarakat umum diajarkan bahwa VOC melakukan perdagangan dengan Indonesia dan bisa menyelamatkan ekonomi negara, hal ini pun ditujukan dengan tujuan untuk menjaga rasa nasionalisme penduduknya. Namun, sejarawan Belanda sendiri pun mengakui, jika VOC tidak hanya sebagai kongsi dagang yang sekedar melakukan perdagangan, disamping itu mereka pun melakukan penjajahan atau monopoli ekonomi di Indonesia. Kita jangan hanya memandang VOC atau Belanda sebagai pihak yang salah, karena perlu pula diingat bahwa wilayah Indonesia sebagian besar merupakan wilayah tinggalan Hindia Belanda. Semoga membantu.

      Hapus
  3. Saya Genta Dika Bramaskia NPM 180310160029 ingin bertanya.
    Apakah orang - orang Belanda ini tidak ada sedikitpun merasa bersalah terhadap budak-budak yang sudah diperas hingga banyaknya korban jiwa di negara Indonesia ? Jika iya,apa yang dilakukan untuk menebus kesalahannya ? Jika tidak,Mengapa mereka beranggapan seperti itu ? Terimakasih,mohon maaf bila ada salah - salah kata.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hubungan VOC dengan Makasar dan Wilayah Sulawesi

Oleh : Kelompok 2 Anggota : Alya Amalia - 180310160008 Annisa S - 180310160009 Sely Tajmillah - 180310160010 Aziz Ali H. - 180310160011 Indri Nur S. - 180310160012 Adam Darmawan - 180310160013 Indra Buana Pradipta - 180310160014 Selayang Pandang : PPT ini menjelaskan tentang hubungan voc di wilayah makasar dan sulawesi lainnya disini juga terdapat informasi perjanjian perjanjian dan isi surat untuk VOC di Batavia Link PPT : https://drive.google.com/open?id=0B3aAtHysSSz8MzBRWm9DU0M3LW8

Runtuhnya VOC

Oleh : Kelompok 8 Anggota : Paisah N asution Rifqi Martani Arya G unawan Harist A ldiansyah Link PPT : https://drive.google.com/open?id=0B3aAtHysSSz8REtaUkNHaDBEc2s