Oleh : Kelompok 4
Anggota :
Agung priyatna 180310160022
Mutiara Sabrina 180310160023
Rafi zulfa 180310160024
Saepul uyun 180310160025
Hendri agung.p 180310160026
Arif Rahmaanul.H 180310160027
Nisawati 180310160028
Link PPT : https://drive.google.com/open?id=0B3aAtHysSSz8bll0cmtRUG9zOVU
Anggota :
Agung priyatna 180310160022
Mutiara Sabrina 180310160023
Rafi zulfa 180310160024
Saepul uyun 180310160025
Hendri agung.p 180310160026
Arif Rahmaanul.H 180310160027
Nisawati 180310160028
Link PPT : https://drive.google.com/open?id=0B3aAtHysSSz8bll0cmtRUG9zOVU
Perkenalkan, nama saya Sonjaya NPM 33
BalasHapusSaya ingin bertanya apakah ada perbedaan antara contingenten dan cultuurstelsel pada masa Hindia Belanda?
nama saya saepul uyun npm 25, akan menjawab pertanyaan diatas:
Hapusperbedaanya jika sistem kontingensi bedanya adalah sistem penyerahan produksi komoditi perdagangan dengan berdasarkan kuota yang di tentukan. jadi sistem kontingensi itu penyerahan produksi yang diberikan kepada pemerintah voc harus sesuai dengan kuota yang diinginkan atau ditetapkan oleh voc. dan sebenarnya sistem kontingensi maupun leverensi keduanya termasuk kedalam culturstelsel atau sistem tanam paksa.
destrianiputri_180310160061. saya ingin bertanya tentang Belanda dalam aksi melaksanakan sistem pemerintahannya VOC termasuk di daerah sumber komoditi untuk perdagangan internasionalnya, bagaimana kah sistem kebijakan dagang sampai menembus komoditi hasil rempah2 dunia perdagangan pada waktu itu sehingga berapa persenkah peran perdagangan komoditi VOC ? terimakasih
BalasHapus