Oleh : Kelompok 7
Anggota :
Nadyanisa Aprianti 180310160042
Fahri Nur Muharom 180310160043
Alhazen Mutiara 180310160044
Anugrah Rahmatulloh 180310160045
Aria Linggar B. 180310160046
Mochammad Reza Fahlevi 180310160047
Ppt kami membahas tentang Kristenisasi di Nusantara pada masa VOC. Agama Kristen sendiri masuk ke Nusantara di bawa oleh bangsa Portugis dan Spanyol. Mereka menyebarkan agama Katolik di Nusantara bagian timur seperti Nusa Tenggara dan Maluku. Hal ini berkaitan dengan slogan mereka Gold Glory Gospel saat melakukan Kolonialisasi negeri Timur. Selanjutnya pada masa VOC sendiri agama yang disebarkan adalah agama Kristen Protestan, namun biarawan belanda saat itu hanya mengajarkan agama ini kepada orang" Belanda dan kepada orang" yang sudah menjadi Kristen (Terutama Katolik) dan tidak menyebarkannya kepada orang yang sudah menganut agama Hindu, Budha, dan Islam. Agama kristen baru mulai disebarkan oleh para zedeling pada masa pemerintahan Hindia Belanda secara spontan tanpa perintah langsung dari pemerintahan Hindia Belanda. Hal ini tejadi karena saat itu Liberalisme sudah mulai masuk ke Nusantara.
Link PPT : https://drive.google.com/file/d/0B3aAtHysSSz8bEM5V1YzZy1KV1RYZHVhZTQ2ZjJQWURTVG1z/view?usp=drivesdk
Assalamu'alaikum. teman teman pembaca sekalian, berhubung link diatas agak bermasalah, maka ini link alternatifnya mangga dicomot : https://drive.google.com/file/d/0B3SHokdDMP_deFdKYnd4RWpYcXc/view?usp=sharing
BalasHapusMonica Sabrina_180310160016_Pertanyaan: disana disebutkan 3G(Golden,Glory,Gospel), lalu apakah gospel hanya menyebarkan agama saja tetapi apakah ada tindakan lain untuk mewujudkan gospel itu?. Terima kasih
BalasHapusSaya Mochammad Reza Fahlevi_180310160047 dari kelompok 7 izin untuk menjawab
HapusGospel sendiri dalam kamus bahasa inggris memiliki arti "Ajaran" yang dimana kata ini merujuk pada suatu ajaran agama kristen. Dalam pelayarannnya ke bangsa timur, orang - orang barat juga memiliki semangat untuk menyebarkan agama Kristen khususnya Kristen Katolik Roma. Hal ini juga sebenarnya diperintahkan oleh pemimpin mereka di Vatikan untuk menyebarkan agama, hal ini juga didukung dengan semangat Perang Salib pada waktu itu.
Usaha yang mereka lakukan untuk menyebarkan agama kristen ini dengan cara membawa pendeta (Romo dalam agama Katolik) dalam pelayaran mereka. para pendeta ini mendapatkan tugas untuk menyebarkan dan mengajarkan agama Kristen kepada bangsa timur. selain itu mereka juga mendirikan gereja - gereja dan mengadakan kebaktian.
sekian jawaban dari saya bila ada kesalahan dan kekurangan dari saya mohon dimaafkan
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSaya Indra Buana Pradipta NPM 180310160014 izin bertanya, apakah para penyebar agama kristen ini atau yang disebut dengan zedeling, membantu masyarakat pribumi untuk keluar dari keterpurukan? atau malah para pendeta setuju dengan adanya kolonialisme yang semakin membuat terpuruk orang-orang, mengingat penyeberannya sendiri tidak murni? terimakasih.
BalasHapusSaya Mochammad Reza Fahlevi 180310160047 ijin menjawab
HapusPara zedeling sendiri datang ke Hindia Belanda pada waktu itu karena kesadaran mereka sendiri untuk menyebarkan agama Protestan. Pemerintah kolonial sendiri sebenarnya membatasi gerak-gerik mereka dengan melarang mereka untuk menyebarkan agama Protestan pada masyarakat yang sudah beragama besar seperti Islam dan Hindu, karena demi untuk menjaga ketertiban dan Keamanan. Mereka hanya menyebarkan ajarannya kepada masyarakat di suku pedalaman yang masih beragama suku.
destriani putri_180310160061. saya ingin bertanya, dalam menyebarkan ajaran kristenisasi di nusantara pada masa itu, ajaran kristenisasi sudah menyebar ke beberapa daerah Nusantara, bagaimanakah kristenisasi mempengaruhi pribumi inlander nusantara lalu pada zamnnya bagaimankah kerarifan lokal di daerah sumatera utara untuk menganut kristenisasi yang menjadi centralis ajaran kristen ? terimakasih
BalasHapus